negara-berkembang

Pengertian Negara Berkembang, Ciri, Indikator

Definisi negara berkembang

negara-berkembang

Definisi negara berkembang adalah yang pendapatan per kapita masih rendah, infrastruktur belum memadai, pembangunan tidak merata dan kualitas sumber daya manusianya juga terbilang buruk. Atau bisa juga diartikan bahwa negara berkembang adalah negara yang secara aktif atau serius berupaya meningkatkan kualitas sektor industrinya dan sumber daya manusianya, serta berusaha meningkatkan iptek (iptek).

Negara berkembang juga cenderung berusaha untuk berkembang dalam hal infrastruktur modern dengan memperkuat pergerakan dari berbagai sektor seperti pertanian, industri serta membangun sumber daya manusia yang berkualitas dan tentunya memanfaatkan sumber daya alam secara maksimal. Negara berkembang umumnya berada di belahan bumi selatan, khususnya benua Asia, kecuali Jepang, Korea Selatan, Brunei Darussalam, Singapura, dan Israel.

Istilah negara berkembang dianggap tidak tepat jika merujuk pada negara miskin, yaitu negara yang ekonominya tidak tumbuh tetapi mengalami penurunan ekonomi yang mantap.

Karakteristik negara berkembang

Di bawah ini adalah beberapa ciri negara berkembang, diantaranya sebagai berikut:

  1. Sumber daya alam (SDA) belum sepenuhnya dimanfaatkan.
  2. Masih minimnya modal untuk melaksanakan pembangunan.
  3. Staf (SDM) berkualitas rendah.
  4. Standar hidup masih rendah.
  5. Pembangunan infrastruktur juga belum merata.
  6. Produktivitas juga masih rendah.
  7. Pengangguran masih relatif tinggi.
  8. Dalam kegiatan aktif atau fokus pada pengembangan di semua aspek bidang.
  9. Pendapatan per kapita masih rendah.
  10. Kualitas iptek masih rendah dan pemahaman iptek masih kurang.
  11. Masih kurangnya tenaga profesional yang berkualitas.
  12. Perawatan kesehatan dan pendidikan masih rendah, dan lain-lain.

Indikator negara berkembang

Di bawah ini adalah beberapa indikator (ukuran untuk kondisi tidak langsung) di negara berkembang, antara lain sebagai berikut:

  • Sektor agribisnis / pertanian masih mendominasi kegiatan / kegiatan perekonomian sehingga sektor industri tidak menjadi mayoritas perekonomian.
  • Pendapatan perkapita juga masih rendah sehingga angka kemiskinan masih cukup tinggi dan perekonomian belum merata.
  • Penguasaan atau pemahaman masyarakat tentang iptek masih rendah seiring dengan transfer teknologi yang sedang berlangsung.
  • Kualitas angkatan kerja masih rendah karena masih banyak masyarakat yang berpendidikan rendah.
  • Infrastruktur, transportasi dan sistem transportasi tidak merata.
  • Tingkat kedisiplinan penduduk juga rendah karena rendahnya tingkat pendidikan.
  • Kebutuhan penduduk misalnya juga tidak terpenuhi, seperti pelayanan kesehatan yang buruk, kualitas pendidikan yang buruk dan kesulitan dalam mencari kesempatan kerja.
  • Nilai ekspor dan impor seimbang atau bahkan lebih seimbang dari ekspor.
    Masih minimnya modal dalam membangun industri.

Contoh negara berkembang di dunia

Di bawah ini adalah beberapa contoh negara di dunia yang masih tergolong negara berkembang, diantaranya sebagai berikut:

Di benua Eropa

  • Kroasia,
  • Makedonia,
  • Montenegro,
  • Ukraina,
  • Moldova,
  • Rumania,
  • Serbia,
  • Turki. dan lainnya.

Di benua Asia

  • Indonesia,
  • Malaysia,
  • Filipina,
  • Thailand,
  • Kazakhstan,
  • Armenia,
  • Uzbekistan,
  • Bangladesh dan lainnya.

Di benua Amerika

  • Argentina,
  • Brazil
  • Chile,
  • Kolumbia,
  • Guatemala dan lainnya.

Di benua Afrika

  • Aljazair,
  • Mesir,
  • Tunisia,
  • Afrika Selatan,
  • Ghana, Maroko, dan lainnya.

Di benua Australia & Oseania

  • Fiji,
  • Kribati,
  • Federasi Mikronesia,
  • Tuvalu,
  • Kepulauan Marshall dan lainnya.

Memang jika kualitas sumber daya manusianya semakin maju maka faktor yang mempengaruhi perkembangan dan kemajuan suatu negara adalah faktor sumber daya manusianya. Karena jumlah sumber daya manusia (SDM) yang besar, namun kualitas yang rendah, akan sulit untuk memajukan suatu negara.

Sumber :