hortatory-exposition

Pengertian, Fungsi, Ciri Dan Generic Structure “Hortatory Exposition

Definisi, fungsi, fitur, dan struktur umum “Eksposisi Hortatory” dengan contoh lengkap

hortatory-exposition

Ada banyak jenis teks dalam bahasa Inggris. Dari teks naratif, teks deskriptif, teks eksplanasi. Menghitung teks teks eksposisi. Berbicara tentang teks eksplanasi, pada kesempatan kali ini admin akan membahas secara lengkap teks eksplanasi dalam bahasa Inggris. Apakah teman-teman KBI pernah mendengar tentang teks pameran? Jika belum, bacalah semua materi di bawah ini dengan seksama dan bagi yang telah mempelajarinya dapat meninjau kembali materi tersebut.

Definisi dan penjelasan lengkap tentang “Hortatory Exposition” dalam kalimat bahasa Inggris

Sahabat KBI pernah mendengar teks pameran? Dalam bahasa Inggris, paparan teks dibagi menjadi 2, yaitu paparan Hortatory dan paparan analitis. Dalam materi ini kita akan membahas paparan singkat, mulai dari definisi, fungsi, struktur generik hingga contoh.

1. Apa itu teks Hortatory?

Dalam bahasa Inggris, Hortatory Exposition adalah teks yang digunakan untuk meyakinkan pembaca atau pendengar bahwa sesuatu harus atau tidak boleh terjadi. Dengan kata lain, hortatory exposition adalah teks yang digunakan untuk membantah sesuatu dan dengan tujuan mempengaruhi pembaca dan pendengar atau menyampaikan persepsi baru.

Dalam teks Hortatory, pembaca atau pendengar diyakinkan untuk setuju dengan pendapat pembicara atau penulis.

2. Apa fungsi dari paparan hortatory?

Tujuan dari Hortatory Exposition adalah untuk meyakinkan pembaca dan pendengar tentang sesuatu yang seharusnya atau tidak seharusnya terjadi.

3. Apa karakteristik paparan Hortatory?

Ada beberapa ciri atau ciri dari hortatory exposure, yaitu sebagai berikut:

  • Penggunaan simple present tense
  • Setiap paragraf berisi argumen terhadap sesuatu yang sedang dibahas
  • Setiap paragraf ditandai dengan kata pertama, kedua, dan seterusnya.
  • Ada beberapa bahasa dalam paragraf yang bersifat persuasif seperti harus, harus dan lain-lain.

4. Apa struktur generik dari paparan Hortatory?

Ada 3 bagian dari struktur generik dalam paparan Hortatory yaitu sebagai berikut:

Tesis: Tesis adalah paragraf yang digunakan untuk menjelaskan sesuatu yang terjadi. memperkenalkan masalah atau topik yang sedang dibahas.
Argumen: Pada bagian ini penulis mulai memberikan beberapa argumen atau alasan mengenai masalah atau topik.

Rekomendasi: Berisi rekomendasi, di sinilah penulis atau pembicara mulai meyakinkan pembaca tentang sudut pandangnya.

Contoh Hortatory Exposition Dalam Bahasa Inggris

Anomali pertumbuhan ekonomi Indonesia
Tesis:

  • Di tengah krisis ekonomi global yang menghambat pertumbuhan ekonomi Indonesia, rekor tersebut menunjukkan hasil yang positif. Pada kuartal II tahun ini, ekonomi Indonesia tumbuh sekitar 6,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pertumbuhan ini masih sedikit di Jawa dengan pertumbuhan 57,5 ​​persen. Pertumbuhan ekonomi kumulatif di Indonesia tumbuh sebesar 6,3 persen pada semester pertama 2012, lebih baik dari pada semester pertama tahun ini.
    Argumentasi:
  • Namun, pertumbuhan ekonomi Indonesia dianggap sebagai pengalaman anomali. Hal ini diungkapkan Salamuddin Daeng, pengamat ekonomi Indonesia untuk keadilan global. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi tidak diikuti dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Juga, jelaskan setidaknya empat faktor yang membuat Indonesia menjadi anomali ekonomi. Pertama, perekonomian Indonesia banyak didorong oleh utang luar negeri yang nilainya terus meningkat. “Utang Indonesia mencapai Rp. 2865 triliun. Utang luar negeri pemerintah meningkat setiap tahun. Utang ini menjadi sumber pendapatan utama pemerintah dan motor penggerak pertumbuhan ekonomi Indonesia,” kata Daeng.
  • Kedua, peningkatan konsumsi masyarakat dari dugaan partisipasi mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia. Konsumsi masyarakat yang mendorong kenaikan harga sandang dan sembako meningkat dan ditopang oleh pertumbuhan kredit, khususnya kredit konsumsi. Ketiga, pertumbuhan ekonomi Indonesia didorong oleh ekspor bahan mentah seperti hasil minyak dan gas bumi, hutan, perkebunan dan pertambangan, yang menciptakan nilai yang lebih rendah dan menciptakan lebih sedikit lapangan kerja. Faktor terakhir, pertumbuhan ekonomi Indonesia yang didorong oleh investasi asing, menjadikan Indonesia sebagai salah satu sumber daya alam yang dikuasai asing.
  • Sementara itu, A Tony Prasetiantono, Pengamat Ekonomi Universitas Gadjah Mada, berpendapat pertumbuhan ekonomi Indonesia ditopang oleh sektor domestik. Menurut dia, dampak krisis global melalui defisit perdagangan dan penurunan ekspor akan terasa pada kuartal III dan IV tahun ini. Ia menilai kontribusi ekspor terhadap PDB tidak besar.
  • Senada dengan Mirza Adityaswara, Ekonom menyebutkan sejumlah sektor ekonomi di Tanah Air tumbuh karena rendahnya suku bunga yang ditopangnya. Hal ini tampaknya disebabkan oleh pertumbuhan kredit yang sekaligus mencapai 26-28 persen, didorong oleh rendahnya harga BBM karena masih disubsidi oleh pemerintah. Diungkapkan pula bahwa Mirza, sektor-sektor dengan pertumbuhan tinggi berorientasi dalam negeri seperti otomotif, manufaktur, transportasi, komunikasi dan perdagangan, tumbuh kuat. Akibatnya, pertumbuhan sektor berorientasi domestik menyebabkan tren defisit perdagangan yang terus meningkat.
  • Konfirmasi berulang:
    Tony mengatakan pengeluaran pemerintah yang lebih tinggi dan pertumbuhan yang cepat juga banyak membantu. Tingkat inflasi di bawah 5 persen jelas membantu, tetapi tanpa efek apa pun, yaitu nilai subsidi energi yang sebenarnya agak tidak higienis.

Anomali pertumbuhan ekonomi Indonesia

Tesis:
Di tengah krisis ekonomi global yang melanda, rekor pertumbuhan ekonomi Indonesia menunjukkan hasil yang positif. Pada kuartal II tahun ini, perekonomian Indonesia tumbuh sekitar 6,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini masih terkonsentrasi di Pulau Jawa dengan peningkatan sebesar 57,5 ​​persen. Secara kumulatif, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada semester I 2012 lebih baik dibandingkan dengan semester I 2011 dengan pertumbuhan sekitar 6,3 persen.

Bertarung:
Namun, pertumbuhan ekonomi Indonesia dianggap anomali. Inilah yang dikatakan Salamuddin Daeng, pengamat ekonomi Indonesia untuk keadilan global. Dia berpendapat bahwa pertumbuhan ekonomi ini tidak diikuti dengan peningkatan kesejahteraan manusia. Daeng menjelaskan, setidaknya ada empat faktor yang membuat perekonomian Indonesia menjadi anomali. Pertama, perekonomian Indonesia terutama didorong oleh utang luar negeri yang nilainya terus meningkat. “Utang Indonesia mencapai Rp. 2,865 triliun. Utang luar negeri pemerintah meningkat setiap tahun. Utang ini menjadi sumber utama penerimaan pemerintah dan menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi Indonesia,” kata Daeng.

Kedua, peningkatan konsumsi masyarakat diyakini berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia. Meningkatnya konsumsi masyarakat didorong oleh kenaikan harga sandang dan pangan yang ditopang oleh pertumbuhan kredit, khususnya kredit konsumsi. Ketiga, pertumbuhan ekonomi Indonesia didorong oleh ekspor bahan mentah seperti hasil perkebunan, hutan, minyak dan gas bumi, dan bahan tambang, yang menciptakan nilai yang lebih rendah dan kesempatan kerja yang lebih sedikit. Faktor terakhir, pertumbuhan ekonomi Indonesia yang didorong oleh investasi asing, membuat sumber daya alam Indonesia semakin dikuasai asing.

Sementara Tony Prasetiantono, pengamat ekonomi Universitas Gadjah Mada, menilai pertumbuhan ekonomi Indonesia akan didorong oleh sektor domestik. Dampak krisis global melalui defisit perdagangan dan penurunan ekspor, menurutnya, baru akan terasa pada kuartal ketiga dan keempat tahun ini. Ia menilai ekspor tidak memberikan kontribusi yang besar terhadap PDB.

Senada dengan itu, ekonom Mirza Adityaswara mengatakan sejumlah sektor ekonomi domestik tumbuh karena ditopang suku bunga rendah. Hal ini terlihat dari pertumbuhan kredit sebesar 26-28 persen yang juga didorong oleh rendahnya harga BBM karena masih disubsidi oleh pemerintah. Lebih lanjut Mirza mengungkapkan, sektor-sektor yang berorientasi domestik tumbuh tinggi, seperti otomotif, manufaktur, transportasi, komunikasi, dan perdagangan. Akibatnya, pertumbuhan sektor yang berorientasi domestik cenderung mengarah pada defisit perdagangan yang lebih besar.
Konfirmasi:

Menurut Tony, belanja pemerintah yang lebih tinggi dan lebih cepat juga sangat membantu pertumbuhan. Laju inflasi di bawah 5 persen pasti membantu, tapi ada satu efeknya, yaitu masih naiknya nilai subsidi energi, yang sebenarnya agak tidak sehat.

Demikian penjelasan Hortatory Exposition bagi para penggemar KBI. Semoga bermanfaat dan bisa menjadi referensi untuk belajar bahasa Inggris ya?

Sumber :