Haji-dan-Umrah-Syarat-Rukun-Sunah-Hukum-Larangan-Cara

Haji dan Umrah: Syarat, Rukun, Sunah, Hukum, Larangan, Cara

Rukun Islam yang terakhir adalah berhaji ke Baitullah jika mampu. Artinya mengunjungi tanah suci untuk melakukan serangkaian ibadah yang sebanding dengan kondisi, rukun, dan batas yang telah ditetapkan. Haji disyariatkan agar sesuai dengan umat Islam. Inti dari keterampilan adalah mempersiapkan secara memadai untuk keluarga yang ditinggalkannya. Sesuai dengan umroh, yang bisa dilakukan di bulan lain selain bulan Zulhijah. Haji dan Umrah adalah kegiatan spiritual yang melibatkan pengorbanan, rasa syukur, tindakan sukarela, pelaksanaan perintah Allah, dan pertemuan skala besar dengan umat Islam lainnya di seluruh dunia. Firman Allah swt. Q.S. A1 Baqarah [125].
Pengertian haji dan umroh

Haji-dan-Umrah-Syarat-Rukun-Sunah-Hukum-Larangan-Cara
Baca cepat Buka
1. Arti Haji

Haji pergi ke rumah untuk melakukan ibadah yang ditunjuk oleh Allah swt. Arti lain dari haji adalah pergi ke tanah suci untuk melakukan Tawaf, Sa’i dan Wukuf di Padang Arafah dan mematuhi semua aturan haji di bulan Zulhijah.
2. Makna Umroh

Umroh berangkat ke rumah siap berserah diri kepada Allah swt. dengan memenuhi syarat-syarat terbatas yang waktunya tidak ditentukan, seperti halnya haji.
Syarat wajib haji dan umroh

Di bawah ini adalah beberapa syarat wajib haji dan umroh, yaitu sebagai berikut:

Islam. Haji atau Umrah hanya wajib bagi umat Islam.
Masa pubertas. Anak di bawah umur tidak diperlukan. Bahkan jika seseorang telah melakukan haji atau umrah, haji tetap sah, tetapi sebagian darinya adalah haji sunnah.
Akal sehat.
Merdeka (bukan sebagai budak).
menjadi (kaya).
Bagi wanita ada mahram (muhrim), bagi wanita wajib memiliki suami dan pendamping.

Baca lebih lanjut: Teks cerita sejarah adalah
rukun haji

Di bawah ini adalah beberapa rukun haji, yaitu sebagai berikut:

ihram

Ihram adalah niat melakukan haji dan menggunakan kain putih yang tidak bisa dijahit. Ibadah ini melampaui miqat (batas yang telah ditentukan). Berikut ini adalah 2 miqat dalam haji, yaitu:

Miqat Zamani adalah batas waktu. Dari bulan Syawal sampai subuh tanggal 10 Zulhijah. Artinya, haji hanya bisa dilakukan pada waktu tersebut.
Miqat Makani adalah batas tetap.

Wukuf di Arafah

Wukuf di Arafah berakhir di Padang Arafah dari terbenamnya matahari pada tanggal 9 Zulhijah hingga terbit fajar pada tanggal 10 Zulhijah.

Tawaf Ifadah

Tawaf ifadah dikatakan mengitari Ka’bah sebanyak 7 kali dengan syarat:

Membersihkan tubuh atau pakaian dari kotoran dan kotoran.
Menutupi alat kelamin.
Ka’bah berada di sebelah kiri orang-orang yang mengelilinginya.
Tawaf dari arah Hajar Aswad. Untuk berlari

Itu benar

Sa’i adalah jalan cepat antara Safa dan Marwa (penjelasan dari QS Al Baqarah: 158). Syarat-syarat sa’i adalah sebagai berikut.

Keluar dari Bukit Safa dan berhenti di Bukit Marwa.
Jalankan 7 kali.
melakukan sa’i setelah tawaf qudum.

Tahalul

Tahalul artinya memotong atau memangkas rambut dari 3 helai. Beberapa orang menggambarkan bercukur sebagai rukun haji, karena pertempuran tidak boleh menggantikannya.

Rapi

Tata tertib adalah tertib dan tertib pelaksanaan rukun haji.
hukum haji dan umroh

Hukum haji adalah wajib bagi setiap muslim yang mampu, sesuai dengan firman Allah dalam Q.S. Ali Imran Ayat 97.

ايت ام له ان امنا لله لى لناس لبيت لستطاع ليه لعي

fiihi aayaatun bayyinaatun maqaamu ibraahiima waman dakhalahu kaana aaminan walillaahi ‘alaa nnaasi hijju lbayti mani istathaa’a ilayhi sabiilan waman kafara fa-inna laaha ghanyyun’ ani l’aalamiin.

Artinya: “Ada tanda-tanda yang jelas di (di bawah) tempat suci Ibrahim, siapa pun yang memasukinya (rumah) akan aman. Menunaikan haji merupakan kewajiban manusia kepada Allah, yaitu kepada orang yang dapat melakukan perjalanan ke rumah. Barang siapa mengingkari (kewajiban haji) maka sesungguhnya Allah SWT (tidak membutuhkan apa-apa) dari alam semesta” (Q.S. Ali Imran [97]).

Pendapat sebagian ulama bahwa umrah yang halal adalah mutahabah artinya dilaksanakan dengan baik dan sunnah (tidak wajib).
sunnah haji dan umroh

Berikut ini adalah beberapa tentang sunnah haji dan umrah, sebagai berikut:

1. Cara Melakukan Haji dan Umrah Ada tiga bagian Sunnah untuk melakukan haji dan umrah, yaitu sebagai berikut:

Ifrad, haji dulu, baru umroh.
Tamattu, umrah dulu, baru haji.
Qiran, Haji dan Umrah adalah ge

Lihat Juga :

https://www.jpnn.com/news/mengenal-winning-eleven-gim-olahraga-paling-populer
https://www.wartaekonomi.co.id/read349487/bosan-main-game-itu-itu-aja-cobain-nih-mini-militia-god-mod-apk-unlimited-nitro-dan-ammo-2021
https://www.beritasatu.com/nasional/123845/ini-contoh-teks-prosedural-protokol-sederhana-kompleks
https://www.suara.com/bisnis/2021/07/08/092216/pentingnya-mengenal-dan-mempelajari-jenis-teks-prosedur
https://www.tabloidbintang.com/film-tv-musik/kabar/read/161461/keunggulan-dan-kurangnya-wa-web-sebagai-fitur-whatsapp
https://ayobandung.com/read/2021/07/08/250265/tahapan-mudah-penggunaan-wa-web
https://www.solopos.com/pengertian-teks-eksplanasi-adalah-ciri-struktur-kaidah-contoh-1137977
https://www.gamegim.com/
https://majalahkartini.co.id/
https://1news.id/
https://kebangkitan-nasional.or.id/