Cara Backup dan Restore WhatsApp Secara Offline

Bila kita ingin ganti handphone atau sekadar mereset ke penataan awalnya, pasti meng-cover pesan WhatsApp harus dilaksanakan. Khususnya untuk yang banyak memiliki pesan penting di dalamnya.

Dalam program WhatsApp sendiri telah ada feature untuk meng-cover pesan lewat Google Drive. Namun, pesan yang dibackup ini mempunyai ukuran terlampau besar dan tidak seluruhnya orang banyak memiliki paket atau jaringan yang ideal.

Untuk kamu yang ketidaktahuan bagaimanakah cara menyimpan data WhatsApp kamu tanpa Google Drive, di sini saya akan berikan jalan keluar gampang yang dapat dilaksanakan tanpa habiskan banyak paket internet atau dapat disebutkan off-line.

Ingin tahu bagaimana triknya? turuti beberapa langkah di bawah dengan jeli ya!

Beberapa langkah backup data WhatsApp secara off-line

Berikut beberapa langkahnya.

1. Membuka program WhatsApp, lalu tap icon titik tiga di atas kanan monitor dan tentukan menu “Setel”.

2. Seterusnya tentukan menu “Chat”, diteruskan dengan tentukan menu “Cadangkan chat”.

3. Dihalaman “Cadangkan chat”, tap menu penataan “Cadangkan ke Google Drive” yang ada di bawah.

4. Akan ada halaman pop-up semacam ini, tukar ke pilihan “Tidak boleh Pernah”.
5. Kemudian ketok tombol “Cadangkan” yang berada di teratas dan nantikan sampai proses pencadangan usai.
6. Sampai di sini bila proses pencadangan telah usai, kamu telah akan mempunyai backup data WhatsApp kamu secara off-line di HP kamu.

tahap selanjutnya ialah mengalihkan data ini ke arah tempat yang aman misalkan ke kartu memory SDcard.

Dengan mengalihkannya ke SDcard, kamu dapat lakukan Faktory reset HP kamu tanpa takut kehilangan data backup barusan.

Dengan SDcard, kamu bisa juga secara mudah mengalihkan data backup barusan keponsel lain bila kamu punya niat tukar HP.

Mengurus dan mengalihkan file backup ke arah tempat yang aman

Sesudah meng-cover pesan WhatsApp, waktunya mengurus data itu supaya gampang dipindah ke arah tempat lain. Turuti panduan di bawah.

1. Ambil program namanya “ZArchiver” di Google Play Toko atau pakai link ini. Apabila sudah terinstall membuka program itu.

2. Sesudah terbuka, perkenankan program untuk terhubung media dengan mengetok tombol “Perkenankan” di monitor.

3. Di teras program, swipe layar kebawah sampai kamu mendapati folder namanya “WhatsApp”.

4. Ketok dan tahan lumayan lama pada folder itu sampai ada pop up menu dari bawah, lalu tentukan menu “Kompres ke *.zip”.

5. Nantikan sampai proses pengkompresian usai atau ketok kotak “Checklist” di bawahnya agar monitor handphone-mu tidak mati.
6. Sesudah usai, kamu akan menyaksikan file namanya “WhatsApp.zip” di paling bawah.

7. Silakan alihkan file ini ke memory external kamu. Sesudah dipindah ke memory external (SDCard), Kamu dapat terlepas memori-nya.

Sampai di sini kamu telah mempunyai memory eksternal berisi data backup chat WhatsApp kamu.

Beberapa langkah restore data backup WhatsApp off-line (dapat ke HP lain)

Bila kamu barusan lakukan reset HP atau berpindah ke HP baru, yang penting kamu kerjakan ialah memasangkan memory SDcard yang berisi data backup kamu barusan ke HP tsbt.

Kemudian silakan turuti proses ini.

Ohya, yakinkan di HP tsbt telah kamu install program WhatsApp. Tidak boleh dibuka dahulu aplikasinya, kita perlu restore data dahulu.

1. Membuka program “Manajer File” di HP kamu yang telah dipasang memory eksternal barusan.

2. Penampilan program File manajer akan berbeda-beda di setiap HP. Di sini kamu tinggal membuka penyimpanan eksternal SDcard.

3. Mencari file “WhatsApp.zip” barusan.
4. Membuka dan konsentrat file tsbt.
5. Nantikan sampai proses usai.
6. Apabila sudah, membuka folder namanya “WhatsApp” hasil konsentrat barusan.
7. Di dalamnya kamu akan menyaksikan folder namanya “WhatsApp”. Tulis folder itu dengan tahan lumayan lama dan tentukan menu “Tulis ke” pada halaman yang ada.
8. Selanjutnya, membuka penyimpanan intern dan pencet tombol “Tempel”.
9. Jika saat melekat folder ada pesan jika folder WhatsApp telah ada, tentukan menu “Tukar Folder”. Lantas nantikan proses penulisan usai.
10. Sesudah prosesnya usai, tutup program Manajer File tsbt.
11. Seterusnya masuk ke “Penataan” handphone. Mencari menu “Management Program”. Selanjutnya masuk pada menu “Diinstal” (peluang pemberian nama dan peletakan menu akan berlainan bergantung dari merk handphone dan versus android).
12. Kamu akan menyaksikan banyak program terinstall, mencari dan tap di program “WhatsApp”.

13. Sesudah halaman informasi WhatsApp terbuka, tap sisi menu “Ijin Program”. Berikan ijin ke WhatsApp untuk terhubung “Penyimpanan”.

14. Seterusnya keluar penataan, dan membuka program WhatsApp kamu tsbt.
15. Turuti proses registrasi seperti umumnya. Masukan nomor WhatsApp, tap “Lanjut”.

16. Saat ada di halaman “Sembuhkan Cadangan” pastikanlah kamu pilih menu “Sembuhkan” dan nantikan sampai proses usai

17. Apabila sudah, kamu dapat menyaksikan berapakah jumlah pesan yang sukses di backup di bagian bawah monitor. Di sini tinggal ketok tombol “Lanjut”.

18. Seterusnya kamu akan disuruh atur backup, di sini tentukan pilihan “Tidak boleh Pernah” saja dahulu. Lantas ketok tombol “Usai”. Kelak kamu dapat mengatur sendiri frequensi backup sama sesuai keperluanmu dihalaman penataan.

19. Usai, kamu sukses lakukan restore chat WhatsApp.

Bagaimana gampang kan? Pastikanlah kamu tidak melalui beberapa langkah di atas khususnya untuk memberikan akses penyimpanan lebih dulu ke program WhatsApp.

Mudah-mudahan panduan singkat ini bisa menolong, bila ada pertanyaan berkenaan ulasan di atas langsung catat saja di kotak kometar.

Kunjungi Juga:

1health.id
ctcultra.id
bajojo.id
grahainspirasi.id